BLOG ARCHIVE
-
▼
2010
(51)
-
▼
Juli
(28)
- Mengungkap Rahasia Sulap "Dompet Api...
- Meja Ping Pong Yang Aneh
- Inilah Tank Terbesar dan Terberat di Dunia
- Pria dengan 300 Lubang di Wajahnya
- Isi Di Dalam Ka'bah
- Foto-foto yang luar biasa
- 10 pekerjaan yang butuh kebohongan
- 10 Tembok Yang Paling Besar Di Dunia !!!
- Penampakan hantu di acara TRANSTV dan SCTV
- Pasangan Suami Istri tertinggi Di Dunia...
- Ada hujan Ikan Kodok di Jepang
- GOKIL... Toilet modern ala Jepang
- Buaya Raksasa Dari Kalimantan
- Ada Gelembung Misterius Di China
- 5 Jalan Yang Paling Berbahaya Di Dunia
- Konsep Mobil Terbang Dari China
- Reaksi Ekstrim Yang Dilakukan oleh Istri Yang Dise...
- 12 Hal Yang Mengagumkan di Dubai Saat Ini
- Foto-foto Yang Bikin Copot Jantung Anda
- 10 Mobil Terbaik di Amerika Serikat
- 10 Kota Hilang Yang Paling Terkenal
- Binawaragan Terkecil Di Dunia
- Penyebab Perut Buncit
- Anjing-Anjing Terjelek Di Dunia, Sangking Jeleknya...
- Bangunan Hotel paling Aneh, paling 'menyeramkan' d...
- Bendy Bicycle, Sepeda Dilipat Anti Maling..Penemua...
- 7 Cairan Alami Redam Demam Berdarah
- Mobil Patroli Polisi Yang GOKIL...
-
▼
Juli
(28)
Buaya Raksasa Dari Kalimantan
Setelah kejadian seorang warga menjadi santapan buaya, warga Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, menjadi takut untuk beraktivitas di Sungai Sandaran. Menurut Camat Sandaran, H Murdiansyah, kawasan sekitar sungai Sandaran adalah tempat berkembang biak habitat buaya cuma dirinya tidak mengerti jenis apa buayanya.
"Bila kita menggunakan speed boat, maka selama 1,5 jam akan terlihat pesisir pantai yang banyak buayanya di kiri dan kanan," katanya, Selasa (16/3/2010).
Warga setempat sendiri juga sudah memahami situasi sekitar sungai tersebut. Sebagai contoh para pengendara perahu akan memberi jalan kepada buaya saat buaya tersebut melintas. "Karena itu ketika ada buaya melintas, pengendara lebih memilih menghindar," katanya. Buaya-buaya tersebut banyak terdapat disekitar kawasan Takat, Lembah Hijau, dan Wono.
Banyaknya buaya-buaya yang berada di sekitar kawasan tersebut mengundang mitos-mitos dari warga. Beberapa mitos yang banyak beredar adalah larangan mencuci kelambu dan alat masak di sungai, memakan daging buaya, serta larangan tidur mengorok di perahu. Semua larangan itu adalah untuk mencegah munculnya buaya pemangsa warga.
Menurut Pak Camat, dirinya sudah mengalami empat kali peristiwa buaya memangsa warganya selama tiga tahun masa baktinya sebagai camat. "Empat warga meninggal dunia. Namun kalau yang cedera dan luput dimangsa, mencapai puluhan orang," katanya.
Walaupun warga sering menjadi santapan buaya, warga tidak punya pilihan lain dan masih meneruskan aktivitas di sungai tersebut karena sungai tersebut adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari warga setempat.

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
LANGGANAN ARTIKEL
RENUNGAN
"Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia pada hari ini."
CATEGORIES
- Aneh (6)
- Ekstrim (9)
- Kata Bijak (4)
- Kesehatan (2)
- Lain - lain (3)
- Lucu (6)
- Resep Rahasia (1)
- Tips and Triks (1)
- Tragedi (5)
- Unik (16)
0 komentar:
Posting Komentar